Dukung Industri Mineral Strategis, Unhas dan Perminas Jalin Kemitraan Strategis

Berita0 Views

MAKASSAR, PILARIS.ID — Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Perhimpunan Ahli Pertambangan dan Mineral Indonesia (Perminas) guna memperkuat hilirisasi industri mineral strategis nasional. Kolaborasi ini dirancang untuk menjembatani draf riset akademis dengan kebutuhan taktis sektor industri pertambangan di Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilaksanakan secara resmi di Kampus Tamalanrea Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, pada Selasa (16/6/2026). Langkah proaktif ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan riset mendalam dan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) ahli di bidang pengelolaan mineral kritis serta komoditas strategis nasional.

Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengintegrasikan program pengembangan kapasitas akademik, riset teknologi pertambangan ramah lingkungan, serta penyediaan ruang magang bagi mahasiswa. Rektor Universitas Hasanuddin menyatakan bahwa sinergi ini merupakan perwujudan nyata dari implementasi tri dharma perguruan tinggi yang berorientasi pada hilirisasi industri mineral demi kemandirian ekonomi bangsa.

Pihak Perminas menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya transformasi teknologi di sektor pertambangan melalui pelibatan aktif para pakar dari Unhas. Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam rantai pasok mineral strategis, seperti nikel, kobalt, dan bauksit, yang kini menjadi pilar utama dalam ekosistem industri modern internasional.

Implementasi teknis dari kesepakatan ini nantinya akan digawangi oleh fakultas teknik dan pusat studi terkait di lingkungan kampus. Langkah awal pasca-penandatanganan ini akan diwujudkan melalui draf perancangan forum diskusi ilmiah berkala serta pemetaan kebutuhan kompetensi industri yang akan diintegrasikan langsung ke dalam kurikulum pembelajaran mahasiswa.