JAKARTA, PILARIS.ID — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di dalam negeri akan segera mengalami penurunan dalam waktu dekat.
Langkah intervensi penyesuaian harga ini diambil oleh pemerintah sebagai respons langsung terhadap tren merosotnya harga minyak mentah dunia secara signifikan di pasar internasional pada Rabu (17/6/2026).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM menjelaskan bahwa formulasinya sedang dihitung secara matang bersama pihak korporasi penyalur.
Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi berkala terhadap komoditas BBM non-subsidi seperti Pertamax series dan Dex series memang selalu mengacu pada pergerakan harga minyak mentah internasional dan nilai tukar rupiah.
Penurunan harga minyak dunia dalam beberapa pekan terakhir dipicu oleh melimpahnya pasokan global serta melambatnya permintaan dari sejumlah negara industri besar.
Melalui kebijakan penyesuaian yang proporsional ini, pemerintah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong stabilitas sektor transportasi dan iklim makroekonomi nasional nasional agar tetap bergerak positif.






