MAKASSAR, PILARIS.ID — Kelompok terbang (kloter) 23 jemaah haji Debarkasi Makassar resmi tiba kembali di Tanah Air melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kedatangan gelombang pemulangan ini diselimuti kabar duka setelah seorang jemaah haji asal Kabupaten Wajo dilaporkan wafat di Tanah Suci, Arab Saudi, sebelum sempat dijadwalkan kembali ke tanah air.
Prosesi penerimaan resmi draf kedatangan jemaah haji tersebut berlangsung khidmat di Aula Makkah, Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, pada Kamis (18/6/2026). Skuad panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) setempat langsung melakukan proses verifikasi data dan pemeriksaan kesehatan standar bagi seluruh jemaah yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah rukun Islam kelima tersebut.
Berdasarkan laporan resmi dari tim medis dan PPIH Debarkasi Makassar, jemaah haji yang mengembuskan napas terakhirnya di Arab Saudi diidentifikasi bernama lengkap dengan inisial yang telah diverifikasi oleh otoritas terkait. Pihak medis menyatakan bahwa almarhum meninggal dunia akibat serangan komplikasi penyakit di pemondokan, setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan intensif dari tim kesehatan haji Indonesia di Mekkah.
Secara keseluruhan, rombongan kloter 23 ini mendarat dengan selamat menggunakan pesawat komersial sewaan yang disiapkan oleh pihak maskapai penerbangan nasional. Kehadiran para jemaah langsung disambut oleh jajaran pejabat perwakilan pemerintah daerah asal, termasuk perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Wajo yang hadir untuk mengurus pemulangan jemaah sekaligus menyampaikan duka cita mendalam kepada pihak keluarga almarhum.
Pihak otoritas PPIH Debarkasi Makassar memastikan bahwa hak-hak jemaah yang wafat, termasuk draf asuransi jiwa dan pengurusan barang bawaan milik almarhum, akan segera diselesaikan untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga ahli waris di Kabupaten Wajo. Sementara itu, jemaah haji yang dinyatakan sehat langsung diberangkatkan menggunakan bus daerah menuju kampung halaman masing-masing setelah menyelesaikan seluruh administrasi keimigrasian.






