Perkuat Gerakan Perempuan, KOPRI PMII Makassar Siap Sinergikan Kurikulum Cinta Kementerian Agama

Berita5 Views

MAKASSAR, PILARIS.ID — Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PMII) Cabang Kota Makassar menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Sinergi strategis ini akan difokuskan pada penguatan gerakan perempuan muda melalui implementasi program Kurikulum Berbasis Cinta guna mewujudkan tatanan sosial yang inklusif.

Komitmen tersebut mengemuka dalam forum Sekolah Kader KOPRI (SKK) yang diselenggarakan oleh pengurus cabang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (15/6/2026) di Balai Diklat Kota Makassar. Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut ini menghadirkan narasumber nasional, Farid Saenong, yang mengupas materi tentang posisi tawar organisasi perempuan dalam jejaring gerakan multisektoral.

Dalam pemaparannya, Farid Saenong menjelaskan bahwa gerakan sosiologis perempuan saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika isu global terkait kesetaraan, keadilan, dan pembangunan berkelanjutan. KOPRI sebagai organisasi kader dituntut responsif menerjemahkan isu tersebut ke dalam gerakan advokasi kebijakan, pengorganisasian masyarakat, serta program pemberdayaan komunitas lokal.

Mantan komisioner dan akademisi tersebut juga mengaitkan nilai perjuangan organisasi dengan konsep Kurikulum Cinta yang sedang digalakkan oleh Kementerian Agama. Karakteristik pergerakan kader putri dinilai memiliki irisan nilai yang sangat kuat dengan kurikulum tersebut, terutama dalam mengedepankan aspek kemanusiaan, toleransi, kasih sayang, serta semangat merawat keberagaman.

Menanggapi gagasan tersebut, Ketua KOPRI PMII Kota Makassar, Misnawati, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor kini menjadi instrumen wajib untuk memperluas dampak positif gerakan perempuan di tengah masyarakat. Melalui alumni forum SKK ini, pihaknya berkomitmen mencetak agen perubahan yang mampu meredam konflik sosial lewat pendekatan ruang dialog yang damai dan berkeadaban.