NEW JERSEY, PILARIS.ID — Tim nasional Argentina memetik poin penuh setelah menundukkan perlawanan Aljazair dengan skor telak 3-0 pada pertandingan perdana Grup H Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang didominasi oleh skuad Tango tersebut berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, pada Rabu (17/6/2026) pagi hari waktu Indonesia Barat.
Megabintang sekaligus kapten kesebelasan, Lionel Messi, menjadi pahlawan mutlak kemenangan juara bertahan setelah memborong seluruh gol melalui performa yang sangat klinis.
Sejak menit pertama pertandingan dimulai, Argentina langsung mengambil kendali permainan dengan memperagakan aliran bola-bola pendek dari kaki ke kaki.
Laga baru berjalan sebelas menit, Lionel Messi berhasil memecah kebuntuan berkat kerja sama apik dengan rekan setimnya di lini depan, Julian Alvarez.
Umpan terobosan cerdik dari Alvarez langsung disambut dengan sepakan mendatar kaki kiri Messi yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Aljazair, Anthony Mandrea.
Aljazair sempat berusaha memberikan perlawanan dan keluar dari tekanan melalui skema serangan balik cepat yang dimotori oleh penyerang sayap mereka, Said Benrahma.
Namun, kokohnya koordinasi lini belakang Argentina yang dipimpin oleh Cristian Romero membuat setiap upaya tusukan wakil Afrika tersebut selalu patah di sepertiga akhir lapangan.
Argentina akhirnya berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-38 setelah Messi mengeksekusi hadiah penalti dengan sangat tenang menyusul pelanggaran handsball bek lawan.
Memasuki paruh kedua pertandingan, dominasi anak asuh Lionel Scaloni tidak mengendur dan mereka terus mengurung area pertahanan Aljazair secara konsisten.
Pesta kemenangan Argentina akhirnya dikunci secara sempurna tepat pada menit ke-71 melalui aksi individu berkelas yang diperagakan oleh sang kapten kesebelasan.
Messi yang menerima umpan dari Alexis Mac Allister mengecoh dua pemain bertahan lawan sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang Mandrea.
Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, menempatkan Argentina di puncak klasemen sementara Grup H dengan keunggulan produktivitas gol atas Austria.
Dalam laga ini, Argentina menggunakan formasi ofensif 4-3-3 di bawah kawalan penjaga gawang utama Emiliano Martinez.
Kuartet lini belakang ditempati oleh Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, serta bek sayap kiri Nicolas Tagliafico.
Sektor tengah dikomandoi oleh Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister guna menyuplai bola kepada trio penyerang Lionel Messi, Lautaro Martinez, serta Julian Alvarez.
Sementara itu, Aljazair menerapkan pola defensif kompak 4-5-1 demi membendung kreativitas lawan di bawah mistar gawang Anthony Mandrea.
Barisan pertahanan dihuni oleh Youcef Atal, Aissa Mandi, Mohamed Amine Tougai, serta bek kiri Rayan Ait-Nouri.
Lini tengah dipercayakan kepada Ramiz Zerrouki, Ismael Bennacer, Hicham Boudaoui, Riyad Mahrez, dan Said Benrahma guna menopang penyerang tunggal Baghdad Bounedjah.












