TAKALAR, PILARIS.ID – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Takalar masa bakti 2025-2030 resmi dilantik di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar pada Senin, 15 Juni 2026. Dalam momentum tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa organisasi ini merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, serta jajaran pengurus wilayah Sulawesi Selatan beserta puluhan alumni. Struktur kepengurusan baru yang dilantik kini dipimpin oleh Nuriksan Nurdin sebagai Koordinator Presidium, didampingi empat anggota yaitu Ayatullah Rawatib, Nilal Fauziah, Mansyur Salam, dan Ibrahim.
Dalam sambutannya, Daeng Manye menjelaskan bahwa tantangan pembangunan daerah yang dinamis menuntut jajaran birokrasi untuk terus beradaptasi dan bertransformasi. Kehadiran organisasi yang dihuni oleh sumber daya manusia lintas profesi dinilai sangat krusial untuk menjadi teman diskusi yang solutif bagi pemerintah setempat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata yang telah diberikan oleh organisasi hijau hitam tersebut selama kurun waktu 25 tahun di Kabupaten Takalar. Ia berharap kepengurusan yang baru ini dapat bergerak lebih kuat, jaya, serta mampu menjalin ikatan sinergi yang jauh lebih baik dengan pihak eksekutif.
Sebagai bentuk penghormatan dan penguatan hubungan kelembagaan, Daeng Manye menerima penyematan almamater resmi dalam prosesi tersebut. Kepala daerah tersebut kini didaulat menjadi Anggota Kehormatan sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Majelis Daerah organisasi tersebut.
Harapan senada juga diutarakan oleh Koordinator Presidium Wilayah Sulawesi Selatan, Fadriaty, yang mengucapkan selamat atas pengukuhan struktur kepengurusan baru ini. Ia berpesan agar komunikasi dua arah yang harmonis antara alumni dan Pemerintah Kabupaten Takalar terus dipelihara demi kemajuan wilayah setempat.
Sementara itu, Koordinator Presidium terpilih, Nuriksan Nurdin, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal potensi daerah serta mendongkrak mutu sumber daya manusia. Menurutnya, modal utama organisasi ini adalah persebaran kader yang merata di berbagai sektor vital seperti birokrasi, akademisi, lembaga swadaya, hingga media.
Pihaknya memastikan bahwa seluruh komponen alumni siap memberikan sumbangsih pemikiran yang riil dan implementatif dalam setiap kebijakan daerah. Komitmen ini diwujudkan dengan kesiapan pengurus dalam menyokong serta menyukseskan berbagai program strategis yang tengah digulirkan pemerintah.










