Kolombia Tahan Portugal 0-0, Juara Grup K; Selecao das Quinas Hadapi Jalur Berat di Fase Gugur

Berita8 Views

PILARIS.ID – Timnas Kolombia memastikan diri sebagai juara Grup K Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Portugal pada laga terakhir fase grup di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (28/6/2026) WIB. Hasil 0-0 cukup membawa Los Cafeteros finis di puncak klasemen, sementara Portugal harus puas menjadi runner-up dan menghadapi jalur yang jauh lebih berat menuju partai final.

Sejak peluit awal dibunyikan, Kolombia tampil agresif meski hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci posisi teratas grup. Pada menit kelima, Jhon Córdoba nyaris membawa timnya unggul melalui sundulan memanfaatkan umpan silang, tetapi bola melayang tipis di atas mistar.

Tekanan Kolombia terus berlanjut melalui kombinasi James Rodríguez dan Jhon Arias di sisi kanan. Peluang terbaik datang pada menit ke-18 ketika Córdoba menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras ke tiang jauh. Namun, kiper Portugal Diogo Costa melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan gol pembuka.

Tak lama berselang, Arias hampir mencetak gol setelah menerima umpan James Rodríguez, tetapi bola berhasil disapu tepat di garis gawang oleh barisan pertahanan Portugal.

Portugal yang sempat kesulitan mengembangkan permainan mulai bangkit menjelang akhir babak pertama. Bruno Fernandes memperoleh peluang emas dari jarak dekat, tetapi Camilo Vargas tampil sigap mengamankan gawang Kolombia. Cristiano Ronaldo kemudian mencoba mencetak gol lewat tendangan salto, disusul sepakan voli João Félix yang masih melambung di atas mistar.

Kolombia juga terus memberikan ancaman melalui Gustavo Puerta, Luis Díaz, dan James Rodríguez, tetapi skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Kolombia tetap tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Portugal melakukan dua pergantian pemain sejak awal babak, namun belum mampu mengubah jalannya pertandingan. João Neves sempat memperoleh peluang melalui sundulan, sementara Ronaldo mencetak gol dari jarak dekat, tetapi dianulir karena lebih dulu berada dalam posisi offside.

Kolombia kembali menciptakan peluang emas pada pertengahan babak kedua. Richard Ríos yang baru masuk hampir memecah kebuntuan setelah menerima umpan silang rendah Santiago Arias, tetapi bola hanya mengenai jaring samping gawang Portugal.

Gustavo Puerta juga memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan melalui tendangan jarak jauh, sedangkan Portugal lebih banyak mengandalkan serangan balik yang belum mampu menembus disiplin pertahanan Kolombia.

Pada menit ke-75, Kolombia sempat meminta hadiah penalti setelah Luis Suárez terjatuh di kotak terlarang. Namun, wasit menilai tidak terjadi pelanggaran setelah menilai kontak dengan Nuno Mendes tidak cukup untuk menghasilkan penalti sehingga pertandingan dilanjutkan.

Menjelang akhir laga, Luis Suárez kembali memperoleh peluang melalui tendangan setengah salto yang masih melambung tipis di atas mistar. Davinson Sánchez bahkan sempat mencetak gol lewat sundulan pada masa injury time, tetapi dianulir karena offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal memecahkan kebuntuan dan pertandingan berakhir tanpa gol.

Hasil ini mengantarkan Kolombia keluar sebagai juara Grup K dan akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada babak 32 besar. Sementara itu, Portugal harus menempuh jalur yang jauh lebih berat di fase gugur. Selecao das Quinas dijadwalkan menghadapi Kroasia pada babak 32 besar, dan apabila mampu lolos, berpotensi bertemu Spanyol pada putaran berikutnya sebelum kemungkinan menghadapi Prancis di semifinal. Jalur tersebut menjadikan peluang Portugal menuju final jauh lebih menantang dibandingkan jika mereka berhasil menjadi juara grup.