HOUSTON, PILARIS.ID – Timnas Cape Verde mencatat sejarah pada debutnya di Piala Dunia dengan memastikan tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di NRG Stadium, Houston, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB. Hasil tersebut mengantarkan tim berjuluk Hiu Biru finis sebagai runner-up grup dan akan menghadapi juara bertahan Argentina pada fase gugur.
Cape Verde menutup fase grup dengan raihan tiga poin dan berada di posisi kedua Grup H, tertinggal empat poin dari Spanyol yang keluar sebagai juara grup usai menundukkan Uruguay 1-0 pada pertandingan lainnya. Sebaliknya, Arab Saudi harus mengakhiri turnamen lebih cepat setelah finis di dasar klasemen dengan koleksi dua poin.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Arab Saudi mencoba mengambil inisiatif serangan melalui tekanan tinggi ke pertahanan Cape Verde yang ditangani pelatih Bubista.
Meski lebih banyak ditekan pada awal laga, Cape Verde memilih bermain efektif dengan mengandalkan umpan-umpan langsung dan transisi cepat. Pertandingan baru berjalan empat menit ketika bek Arab Saudi, Saud Abdulhamid, menerima kartu kuning akibat melanggar Joao Paulo.
Peluang pertama Arab Saudi hadir pada menit ke-17 melalui Salem Al Dawsari, tetapi upayanya masih mampu dipatahkan lini belakang Cape Verde. Tim debutan Piala Dunia itu kemudian membalas ancaman pada menit ke-22 melalui tendangan Willy Semedo yang berhasil ditepis kiper Mohammed Al Owais dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Cape Verde mulai tampil lebih percaya diri setelah jeda hydration break. Mereka mampu menguasai bola lebih baik dan memanfaatkan lebar lapangan untuk membuka ruang serangan. Namun, pertahanan Arab Saudi masih tampil disiplin.
Petaka menghampiri The Green Falcons pada menit ke-32 ketika bek tengah Hassan Al Tambakti mengalami cedera saat menghalau serangan lawan. Ia harus ditandu keluar lapangan dan digantikan Ali Lajami.
Menjelang turun minum, Cape Verde kembali memperoleh peluang melalui tembakan keras Willy Semedo pada menit ke-42, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Arab Saudi merespons pada masa tambahan waktu babak pertama melalui sundulan Mohamed Kanno, namun kiper Vozinha sigap mengamankan bola. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Cape Verde kembali mengancam. Pada menit ke-48, Jamiro Monteiro melepaskan tembakan tepat sasaran setelah menerima umpan tarik Kevin Pina, tetapi upayanya masih terlalu lemah untuk menaklukkan Al Owais.
Kevin Pina juga mencoba peruntungannya dua menit kemudian melalui tendangan jarak jauh. Meskipun tidak mengarah ke gawang, percobaan tersebut memaksa Al Owais melakukan penyelamatan antisipatif.
Sepanjang babak kedua, Cape Verde tampil lebih terorganisasi dengan permainan satu-dua sentuhan dan serangan cepat. Sebaliknya, Arab Saudi kesulitan mengembangkan permainan dan cenderung mengandalkan serangan sporadis.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Hasil imbang tanpa gol itu sudah cukup bagi Cape Verde untuk menorehkan sejarah dengan lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 pada penampilan perdana mereka di turnamen tersebut.
Pada fase gugur, Cape Verde akan menghadapi tantangan besar melawan Argentina yang diperkuat Lionel Messi dalam perebutan tiket menuju Babak 16 Besar.










