HOUSTON, PILARIS.ID — Tim nasional Jerman sukses mencatatkan kemenangan terbesar sepanjang bergulirnya Piala Dunia 2026 setelah melumat tim debutan Curacao dengan skor telak 7-1.
Pertandingan perdana babak penyisihan Grup E tersebut berlangsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, pada Senin (15/6/2026) dini hari waktu Indonesia Barat.
Dominasi mutlak skuad asuhan Julian Nagelsmann ini langsung menempatkan mereka di puncak klasemen sementara grup dengan koleksi tiga poin penuh.
Sejak sepak mula, Der Panzer langsung mengambil inisiatif menyerang dan berhasil membuka keunggulan cepat ketika pertandingan baru berjalan enam menit.
Gelandang Felix Nmecha sukses menggetarkan jala gawang Curacao setelah memanfaatkan umpan matang dari pergerakan Florian Wirtz.
Curacao sempat memberikan kejutan dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-21 melalui aksi penyerang mereka, Livano Comenencia.
Gol balasan tersebut sempat membuat lini pertahanan Jerman kehilangan fokus selama beberapa menit sebelum akhirnya kembali mengendalikan ritme permainan.
Jerman menutup paruh pertama dengan keunggulan 3-1 lewat gol tambahan dari bek Nico Schlotterbeck pada menit ke-38 dan sontekan Kai Havertz di pengujung babak pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas gempuran juara dunia empat kali ini sama sekali tidak mengendur di bawah guyuran atmosfer stadion yang bergemuruh.
Dua menit selepas jeda, tepatnya menit ke-47, giliran Jamal Musiala yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memperlebar jarak menjadi 4-1.
Pesta gol Jerman berlanjut melalui penetrasi Nathaniel Brown pada menit ke-68 dan eksekusi klinis pemain pengganti Deniz Undav di menit ke-78.
Dua menit menjelang waktu normal berakhir, Kai Havertz mengunci kemenangan meyakinkan Jerman menjadi 7-1 sekaligus membukukan brace atau dua gol dalam laga ini.
Pelatih Julian Nagelsmann menyatakan kepuasannya atas efektivitas lini serang timnya dan menganggap awal positif ini sangat krusial untuk menghadapi laga berikutnya.
Sementara bagi Curacao, kekalahan telak di laga perdana putaran final Piala Dunia ini menjadi noda buruk dalam sejarah sepak bola negara mereka.
Dalam laga ini, Jerman turun dengan formasi ofensif mengandalkan kiper veteran Manuel Neuer yang dikawal kuartet bek Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, dan Nathaniel Brown.
Sektor tengah diisi oleh duet Felix Nmecha dan Aleksandar Pavlovic sebagai penyeimbang, di balik pergerakan lincah Leroy Sane, Jamal Musiala, serta Florian Wirtz yang menopang Kai Havertz sebagai ujung tombak.
Sementara itu, Curacao mencoba memberikan perlawanan lewat pola pertahanan rapat dengan menempatkan penjaga gawang Eloy Room di balik benteng Sherel Floranus, Riechedly Bazoer, Armando Obispo, dan Deveron Fonville.
Barisan gelandang mereka diisi oleh Livano Comenencia, Leandro Bacuna, serta Juninho Bacuna yang bertugas mengalirkan bola kepada penyerang lubang Tahith Chong guna menyuplai duet striker Jurgen Locadia dan Sontje Hansen.












