Andi Fahsar Ungkap Alasan Dukung IAS Maju sebagai Ketua Golkar Sulsel

Tag: Golkar Sulsel, Musda Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, Andi Fahsar, Politik Sulsel, Bahlil Lahadalia

Keyphrase: Meta description (125 karakter):


PILARIS.ID, Makassar – Ketua DPD II Partai Golkar Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, mengungkap alasan di balik keputusannya mendukung Ilham Arief Sirajuddin (IAS) atau Aco sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Fahsar usai menyerahkan surat dukungan kepada IAS di kediamannya di Jalan Batu Putih, Makassar, Minggu (28/6/2026).

Menurut mantan Bupati Bone itu, pemberian diskresi oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, kepada IAS merupakan keputusan yang memiliki arah politik yang jelas.

“Saya kepada teman-teman mari kita komitmen tegak lurus terhadap keinginan partai. Tidak mungkin diskresi ini dikeluarkan kalau tidak ada ujungnya. Ujung-ujungnya Pak Aco akan menjadi ketua partai, insya Allah,” ujar Andi Fahsar.

Ia menilai pertemuan yang digelar IAS merupakan bagian dari silaturahmi politik setelah memperoleh diskresi dari DPP Partai Golkar.

“Saya kira ini silaturahmi IAS setelah mendapatkan diskresi dari pimpinan partai, dalam hal ini Pak Bahlil,” katanya.

Andi Fahsar menegaskan DPD II Golkar Bone sejak awal memilih bersikap mengikuti arahan DPP Partai Golkar. Menurutnya, konsistensi terhadap keputusan partai menjadi prinsip yang terus dijaga.

“Kalau kami di Bone memang selalu konsisten. Di mana petunjuk DPP, kami di situ,” ujarnya.

Ia menjelaskan dukungan kepada IAS tidak muncul secara mendadak. Salah satu pertimbangan utamanya adalah keseriusan IAS yang dinilai telah berjuang selama hampir satu tahun untuk memperoleh diskresi dari DPP.

“Saya melihat perjuangan keras Pak Aco dan kemauannya untuk Golkar itu kelihatan. Kurang lebih setahun ini dia berjuang untuk mendapatkan diskresi. Dan itu satu tanda bahwa dia serius,” katanya.

Selain faktor keseriusan, Andi Fahsar juga menilai IAS memiliki pengalaman politik yang memadai untuk memimpin Partai Golkar Sulawesi Selatan. Pengalaman tersebut diyakini menjadi modal penting dalam membesarkan kembali partai berlambang pohon beringin itu di tingkat provinsi.

“Aco punya pengalaman. Dia pernah pimpinan di Partai Golkar, kemudian beralih, dan kembali lagi. Pengalaman itulah yang bisa dijadikan alasan kuat untuk membuat Partai Golkar lebih besar lagi di Sulsel,” ujarnya.

Andi Fahsar berharap IAS mampu mewujudkan harapan Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk mengembalikan kejayaan partai di Sulawesi Selatan apabila terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel.

“Saya kira motivasi utama Pak Aco jadi Ketua Golkar Sulsel adalah seperti arahan Ketum, mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan. Dan saya melihat Pak Aco bisa untuk itu,” pungkasnya.

News Feed